Jetlag?

Sudah beberapa malam ini, saya selalu tidur mulai antara jam 10 – 12 malam, dan kemudian terbangun lagi pukul 2 dinihari. Heran, saya merasa sudah tidur teramat lama – padahal sebenarnya baru tidur selama 2 – 4 jam saja. Awal mulanya saya berfikir ini karena perubahan cuaca, dimana saya mesti menyesuaikan diri dengan suhu sekitar [...] . . . → Read More: Jetlag?

Ternyata masyarakat Amrik tak jauh berbeda dengan “kita”

Menyusuri Seattle bisa dilakukan dengan menggunakan transportasi publik seperti bus, metro, rapid link atau taksi.  Biayanya dimulai dari gratiss sampai tak terhingga. Yang paling murah tentu saja bus, metro atau rapid link dan yang paling mahal pastilah taksi. Pembayaran bus/metro dilakukan pada saat kita naik ke dalam kendaraaan itu. Kita harus menyerahkan sejumlah uang kedalam kotak [...] . . . → Read More: Ternyata masyarakat Amrik tak jauh berbeda dengan “kita”

Indomie di Seattle

Melanjutkan penelusuran saya tentang Seattle, hari ini saya mampir ke China Town. Interntional District / China Town, dapat dicapai dengan mudah melalui tunnel yang berada dibawah kota Seattle. Letaknya di ujung tunnel yang mengarah ke SEA-TAC (Seattle Tacoma , International Airport). Sama seperti tipikal chinatown di negara-negara lain, disini kita dapat menemukan bangunan-bangunan khas China dan [...] . . . → Read More: Indomie di Seattle

Mengapa western senang minum kopi “Starbuck”

 Hari ini adalah hari ketiga saya berada di Seattle, WA, USA. Tak terasa, selama beberapa hari ini saya telah berjalan mengelilingi “hampir” seluruh wilayah Seattle – Bellevue.  Meskipun cuaca cukup cerah, namun suhu lingkungan berkisar antara 5-11 derajat celcius. Hangat bagi orang-orang yang hidup di daerah dingin, tapi suejuk untuk orang-orang yang berasal dari daerah [...] . . . → Read More: Mengapa western senang minum kopi “Starbuck”