Peraturan Baru Pembuatan SIM

Indonesian

Proses pembuatan SIM di Indonesia dibedakan menjadi 2, yaitu SIM Baru dan SIM Perpanjangan. Proses pembuatan SIM baru meliputi pemeriksaan kesehatan, ujian teori dan ujian praktek, Proses pembuatan SIM perpanjangan hanya membutuhkan pemeriksaan kesehatan.

Dulu pemegang SIM lama diberi tenggang waktu 1 tahun setelah kedaluarsa untuk memperbarui SIM. Artinya, dalam kurun waktu 1 tahun setelah masa berlaku SIM berakhir – si pemegang SIM dapat mengurus SIM di kantor Polantas.

Nah sekarang, menurut peraturan Kapolri No. 9 tahun 2012 Pasal 28 – tenggang waktu 1 tahun itu diubah menjadi 1 hari. Peraturan ini akan berlaku mulai 1 Maret 2013. Jadi cek masa berlaku SIM Anda – jangan sampai gara-gara terlambat 1 hari Anda harus melewati proses pembuatan SIM yang panjang.

Dibandingan dengan Singapore, peraturan Kapolri ini merupakan suatau kemunduran. Di Singapore sendiri, SIM berlaku seumur hidup – dengan kemungkinan untuk dicabut selama beberapa bulan atau selamanya. Hal ini sangat masuk akal mengingat bahwa mengemudi adalah suatu ketrampilan yang tidak akan mungkin hilang; sehingga sekali seseorang mendapatkan surat ijin mengemudi maka selayaknya dia tidak perlu lagi melakukan proses perpanjangan. Yang perlu dilakukan oleh pihak berwenang selanjutnya adalah proses pengawasan, peringatan dan penindakan – yang ditandai dengan pencabutan sementara, ujian ulang atau pencabuatan permanen.

 

 

February 26, 2013 · cakriwut · No Comments
Tags:  · Posted in: Others, Society

Leave a Reply