Apakah Uang Simpanan Anda sudah Bekerja dengan Maksimal?

Gagasan bahwa uang simpanan harus bekerja dengan maksimal, tentu bertentangan dengan konsep riba. Tulisan ini tidak akan berpolemik mengenai apakah itu riba atau bukan. Tulisan ini akan membahas apakah uang simpanan Anda di bank sudah bekerja dengan maksimal atau belum, serta bagimana cara memaksimalkan.

Bunga bank di Singapore
Sebagai pekerja migrant, tentu saja kita berharap dapat membawa sesuatu selepas kita selesai bekerja nanti. Salah satu caranya adalah dengan menabung sebagian dari penghasilan kita di bank. Namun sayangnya, bunga bank di Singapore sangat rendah. Contohnya, DBS pada saat tulisan ini dibuat – bunga bank yang diberikan hanya berkisar antara 0.05% p.a sampai 0.1% p.a. (http://www.dbs.com/sg/personal/deposit/rates/default.aspx). Besaran ini tidak berubah jika dibandingkan dengan 2 tahun yang lalu.
Bayangkan, jika Anda memiliki tabungan sebesar SGD 100,000.00 maka dalam setahun Anda akan mendapatkan bunga sebesar SGD 50.00. Jika di-Rupiah-kan, tentu mata kita akan terbelalak dengan kecilnya return yang diberikan.

Bagaimana memaksimalkan uang simpanan Anda?
Untuk memaksimalkan “kerja” uang simpanan Anda, kita dapat melakukan beberapa pilihan misalnya dengan menyimpan di bank di Indonesia, melakukan investasi property maupun pasar modal. Menyimpan di bank di Indonesia, Anda akan mendapatkan return yang lebih besar tetapi dengan resiko selisih kurs. Sebagai contoh, BCA pada saat ini memberikan bunga sebesar 5% p.a (http://www.klikbca.com/individual/silver/ind/rates.html?s=2). Anda juga dapat membeli property untuk kemudian disewakan kembali, dengan harapan mendapatkan penghasilan bulanan ditambah dengan kenaikan property dikemudian hari.

Jadi sebenarnya apa yang harus dilakukan untuk memaksimalkan uang simpanan?
Dalam memaksimalkan kerja uang simpanan, yang perlu kita lakukan adalah:
1. Mengubah resiko menjadi profit
2. Mengubah waktu menjadi profit

Tulisan berikutnya akan mengulas bagaimana membuat uang dari ruang hampa.

March 30, 2012 · cakriwut · One Comment
Posted in: Singapore, Society