PR vs Work Pass

Topik PR vs Work Pass (W/S/Q/E)Pass beberapa kali menjadi pembicaraan yang berulang di milist. Saya berusaha merangkum apa aja yang menjadi keunggulan / kerugian PR atau Work Pass. Setiap keunggulan akan diberi bobot antara 0 – 2. Nilai 2 diberikan untuk keunggulan menjadi pertimbangan penting untuk banyak orang.

1.  Kewajiban membayar CPF
      PR wajib membayar CPF yang besarnya 14.5% untuk yang berpendapatan kurang dari SGD 1500 dan 33% untuk yang berpendapatan mulai dari SGD 1500. Nilai 33% itu  dihitung dari maximum SGD 4500 – bukan dari seluruh pendapatan yang diperoleh.
       Work Pass tidak memiliki kewajiban membayar CPF meskipun bisa dilakukan secara sukarela. 
      Jadi untuk dalam kasus ini 0 untuk PR dan 1 untuk non PR.

2.  Penghasilan tidak kena pajak
      Dari 33% nilai penghasilan yang dibayarkan untuk CPF, 20% adalah kontribusi sendiri sedangkan 13% adalah kontribusi perusahaan. Dengan kata lain, PR mendapatkan kenaikan pendapatan secara tidak langsung dari peraturan ini – meskipun pendapatan tersebut tidak bisa langsung digunakan karena masuk kedalam saldo CPF. 
      Jika kontribusi perusahaan sebesar 13% yang diperoleh PR juga diperoleh oleh pemegang Work Pass, maka penghasilan ini akan masuk kedalam perhitungan pajak.
      Jadi dalam hal ini  1 untuk PR dan 0 untuk Work Pass.

3.  Tarif pelayanan publik
      Tarif pelayanan publik di Singapore biasanya dibagi menjadi 3 kategori SC , PR dan Foreigner. Pelayana publik ini meliputi pelayanan kesehatan, pendidikan dan fasilitas-fasilitas yang berhubungan dengan pemerintahan. SC mendapat subsidi paling besar diikuti dengan PR. Sedangkan Foreigner tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah. WorkPass termasuk kedalam kategori foreigner yang tidak mendapatkan subsidi.
      1 untuk PR dan 0 untuk Work Pass.

4.  Lapangan pekerjaan
      Meskipun ketersediaan lapangan pekerjaan akan sangat bergantung kepada keahlian seseorang, namun tidak dapat dipungkiri bahwa kadangkala pencari kerja terbentur dengan masalah peraturan. Jika negosiasi yang diminta satu pekerja dengan pekerja yang lain setara (keahlian dan gaji setara), namun statusnya berbeda; maka PR dan SC akan memiliki prioritas yang lebih tinggi – jika dibandingkan dengan WorkPass.
     Jadi 1 untuk PR dan 0 untuk WorkPass.
     
4. Ijin tinggal
    Seorang PR mendapatkan ijin tinggal selama minimum 5 tahun dan dapat diperbaharui jika yang bersangkutan memiliki pekerjaan di Singapore. Seorang WorkPass mendapatkan ijin tinggal selama masa kerjanya / masa kontraknya – dan harus diperbaharui jika masa kerja / masa kontrak berakhir. PR dapat berpindah pekerjaan tanpa harus takut kehilangan ijin tinggalnya – sedangkan WorkPass yang berpindah pekerjaan bisa saja kehilangan ijin tinggalnya karena tidak mendapatkan ijin bekerja yang baru dari MOM.
    Jadi 1 untuk PR dan 0 untuk WorkPass.

5. Generasi kedua yang mendapatkan PR harus menjalankan NS
     Andaikan WorkPass berhasil tinggal dan bekerja selama bertahun-tahun di Singapore dan memiliki anak (generasi ke-2) yang kemudian dewasa dan si anak mendapatkan PR; maka si anak tidak akan dianggap sebagai PR generasi ke-2 dan tidak memiliki kewajiban NS. Sebaliknya seorang PR yang bekerja salama beberapa tahun di Singapore kemudian kembali kenegara asalnya. Si PR memiliki anak (generasi ke-2) yang kemudian mendapatkan PR juga; maka si anak akan dianggap sebagai PR generasi ke-2 dan memiliki kewajiban NS.
     Jadi 0 untuk PR dan 2 untuk WorkPass.

6. Membeli property 
     Saya tidak membicarakan para konglomerat yang bisa membeli properti tanpa status PR , tetapi ini adalah properti yang digunakan untuk tempat tinggal. Coba Anda hitung-hitung lagi berapa jumlah uang sewa kamar / unit yang telah Anda bayarkan selama ini – yang akan hilang seiring dengan waktu. Jika Anda memiliki property sendiri , alih-alih membayar sewa Anda harus membayar cicilan. Di akhir petualangan Anda di Singapore, property itu masih memiliki nilai yang bisa diambil lagi dengan menjualnya. PR dapat membeli HDB sedangkan WorkPass tidak boleh membeli HDB – namun WorkPass dapat membeli Private Appartment.
     Jadi 1 untuk PR dan 0 untuk WorkPass.

Dari total nilai yang tersedia 7 x 2 = 14.  5 point untuk PR dan 3 point untuk WorkPass.

Dari nilai diatas, kita tahu bahwa menjadi PR bukan sesuatu yang sangat menguntungkan – karena toh nilainya masih kurang dari 50% point yang tersedia. Akan tetapi, memegang PR terlihat lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan tetap menjadi foreigner.

March 28, 2010 · cakriwut · 3 Comments
Tags: , , ,  · Posted in: Singapore, Society